Proses format flashdisk (USB) yang sebelumnya digunakan sebagai bootable Linux sedikit berbeda dari format biasa karena biasanya terdapat partisi khusus dan bootloader. Anda dapat memformatnya menggunakan Windows atau Linux (jika masih memiliki akses ke OS Linux).
Cara Format USB Bootable Linux
1. Menggunakan Windows (Melalui Diskpart)
Terkadang Windows File Explorer tidak dapat melihat semua partisi pada USB bootable Linux, jadi menggunakan Diskpart (Command Prompt) adalah cara yang paling efektif.
Buka Command Prompt (CMD) sebagai Administrator:
Cari "CMD" atau "Command Prompt" di Start Menu, lalu klik kanan dan pilih Run as administrator.
Jalankan Diskpart:
Ketik
diskpartdan tekan Enter.
Tampilkan Daftar Disk:
Ketik
list diskdan tekan Enter.PERHATIKAN BAIK-BAIK ukurannya dan identifikasi nomor disk USB Anda (misalnya, Disk 1). JANGAN SAMPAI SALAH MEMILIH DISK, KARENA DATA PADA DISK YANG SALAH AKAN TERHAPUS PERMANEN.
Pilih Disk USB:
Ketik
select disk X(ganti X dengan nomor disk USB Anda) dan tekan Enter.
Bersihkan Semua Partisi:
Ketik
cleandan tekan Enter. Perintah ini akan menghapus semua partisi dan tanda tangan pada drive.
Buat Partisi Utama Baru:
Ketik
create partition primarydan tekan Enter.
Aktifkan Partisi (Opsional, tapi disarankan):
Ketik
activedan tekan Enter.
Format Partisi:
Ketik
format fs=Fat32 quick(atauformat fs=ntfs quickjika Anda ingin format NTFS) dan tekan Enter. Gunakan FAT32 jika ukuran USB Anda 32GB atau kurang dan Anda ingin kompatibilitas maksimal. Gunakan NTFS atau exFAT jika USB Anda lebih besar.
Tetapkan Huruf Drive:
Ketik
assigndan tekan Enter.
Keluar dari Diskpart:
Ketik
exitdan tekan Enter.
Comments
Post a Comment